Konfigurasi Inter VLAN dengan Switch dan Router
Keterangan :
IP untuk Gig0/0.100 => 192.168.0.254/24
IP untuk Gig0/0.200 => 192.168.1.254/24
IP untuk VLAN 100 => 192.168.0.253
IP untuk VLAN 200 => 192.168.1.253
IP untuk PC 0 (VLAN 100) => 192.168.0.1/24
IP untuk PC 1 (VLAN 100) => 192.168.0.2/24
IP untuk PC 2 (VLAN 200) => 192.168.1.1/24
IP untuk PC 3 (VLAN 200) => 192.168.1.2/24
1. Pertama-tama, kita akan buat dan susun topologi seperti di bawah ini.
2. Login ke SW_Main, masuk ke
Global Configuration Mode, setelah itu ganti hostname Switch.
3. Kita akan menambahkan VLAN 100 dan VLAN 200.
4. Selanjutnya, kita akan mengonfigurasi interface FastEthernet 0/1-2 agar menjalankan switchport mode access dengan VLAN-ID 100. Kemudian, kita akan mengonfigurasi interface FastEthernet 0/3-4 agar menjalankan switchport mode access dengan VLAN-ID 200.
5. Berikutnya, kita akan mengonfigurasi IP address pada interface VLAN 100, sebagai IP Management. Kita juga akan mengonfigurasi IP address pada interface VLAN 200, sebagai IP Management.
6. Tidak lupa, kita akan menampilkan interface yang terdaftar pada VLAN.
7. Kita akan menyimpan konfigurasi Switch ke NVRAM agar konfigurasi tidak hilang saat Switch di-restart.
8. Kita akan lakukan verifikasi VLAN.
9. Selanjutnya, kita akan lakukan verifikasi Trunk.
11. Login ke R-1, masuk ke
Global Configuration Mode, lalu ganti hostname Router.
12. Kita akan mengaktifkan encapsulation dot1q dengan VLAN-ID 100 pada interface virtual gig0/0.100, dan mengatur IP Address dari interface tersebut. Kemudian, kita juga akan mengaktifkan encapsulation dot1q dengan VLAN-ID 200 pada interface virtual gig0/0.200, dan mengatur IP Address dari interface tersebut. Tidak lupa, kita akan aktifkan interface GigabitEhernet0/0.
13. Kita akan menampilkan tabel routing untuk melihat bahwa IP address telah terkonfigurasi atau belum.
14. Setelah itu, kita akan menyimpan konfigurasi Router ke NVRAM agar konfigurasi tidak hilang saat Router di-restart.
15. Kemudian, kita akan lakukan konfigurasi IP address pada masing-masing PC.
16. Selanjutnya, kita akan menguji dengan perintah ping pada Router ke setiap device pada jaringan.
17. Kita juga akan melakukan pengujian pada PC0
18. Terakhir, kita akan lakukan pengujian pada PC2.
Komentar
Posting Komentar