Konfigurasi File Server
Konfigurasi File Server
1. Kita akan susun topologi seperti ini. Jika sudah, jangan lupa untuk aktifkan semua perangkat.
2. Kita akan melanjutkan topologi sebelumnya kita akan mengkonfigurasi samba pada server. Install paket aplikasi yang dibutuhkan dalam hal ini paket samba dengan perintah apt install samba.
3. Setelah itu, kita akan masuk ke folder samba yang terletak pada path /etc/samba dengan perintah : cd /etc/samba. Backup terlebih dahulu file samba tersebut.
4. Selanjutnya, lakukan pengeditan pada file yang terdapat pada smb.conf dengan perintah nano smb.conf. Setelah itu tambahkan baris ini paling bawah :
[sambaWilliam]
path = /home/samba/
valid user = william
writeable = yes
browseable = yes
guest ok = no
5. Setelah itu, kita akan membuat user samba dengan nama william dan membuat password untuk user tersebut. Perintahnya adalah useradd -m -d /home/samba/ william. Kemudian buat password untuk user tersebut dengan perintah smbpasswd -a william. Isi password juga lakukan konfirmasi password.
6. Untuk mengecek file konfigurasi samba apa ada yang error pada smb.conf dengan perintah : testparm lalu tekan enter.
7. Kalau lewat terminal di pnetlab tidak kelihatan semua file yang dikonfigurasi namun bisa kita remote menggunakan ssh lalu ketik testparm.
8. Selanjutnya, kita akan buat satu file yang terdapat pada folder samba sebagai tahap pengujian dengan perintah : touch roxxenz.txt.
9. Tidak lupa untuk, merestart konfigurasi samba dengan perintah : /etc/init.d/smbd restart.
10. Jika ingin menguji samba pada server, terlebih dahulu kita akan menginstal samba client dengan perintah : apt install smbclient.
11. Setelah itu, lakukan pengujian selanjutnya pada server dengan perintah : smbclient -U william //172.18.0.132/sambaWilliam
12. Kita masuk ke Network lalu masukkan ip server smb dengan perintah smb://132.132.132.2/sambawilliam/. Pilih Registered User lalu masukkan user dan password yang ada di samba.
13. Kemudian, lakukan verifikasi dengan cara menambahkan satu folder dari arah client.
14. Juga lakukan verifikasi pada server, disini dapat dilihat akan ada penambahan folder di folder samba.
15. Selanjutnya membuat anonymous, untuk itu kita ubah pada nano smb.conf kita tambahkan baris ini pada bagian paling bawah :
[Anonymous]
[Anonymous]
comment = Anonymous File Server Share
path = /home/roxxenz/anonymous_shares
writeable = yes
browseable = yes
guest ok = yes
path = /home/roxxenz/anonymous_shares
writeable = yes
browseable = yes
guest ok = yes
read only = no
force user = nobody
16. Ketikkan perintah : chmod -R 0775 /home/roxxenz/anonymous_shares.
17. Juga ketikkan perintah : chown -R nobody:nogroup /home/roxxenz/anonymous_shares. Kemudian restart samba dengan perintah : systemctl restart smbd.
18. Kemudian, lakukan verifikasi dengan cara membuat satu folder pada anonymous.
19. Terakhir, lakukan verifikasi pada server, dan dapat dilihat folder yang telah dibuat.




















Komentar
Posting Komentar