Administrasi Sistem Jaringan
Konfigurasi DHCP Server
1. Pertama-tama kita akan buka file PNET di file manager. Untuk itu kita akan klik kanan pada file PNET tersebut
Setelah itu, arahkan kursor ke Open with, kemudian pilih VMware Player
Tunggu sampai loading selesai
3. Jika sudah, kita akan klik pada virtual machine tersebut. Kemudian, kita akan klik Edit virtual machine settings untuk melakukan pengaturan
Klik pada Memory, kemudian atur jumlah memori untuk virtual machine. Sesuaikan jumlah memori dengan spesifikasi PC/Laptop anda. Disini saya akan berikan 8 GB untuk virtual machine.
Kita akan beralih, kita akan klik pada Network Adapter, kemudian kita akan klik Remove pada bagian bawah
4. Jika sudah, kita akan kembali ke virtual machine. Setelah itu, kita akan start virtual machine ini dengan mengklik Play virtual machine
Kemudian kita akan login dengan user root dan pada password kita isi dengan pnet, jika sudah kita tekan Enter pada keyboard
Kemudian, kita akan isi password root dengan 1234
Isi dengan password yang sama
Untuk DNS domain name biarkan default, lalu tekan Enter
Tekan Enter
Tekan Enter
Tekan Enter
Jika sudah, kita akan otomatis login ke virtual machine tersebut, setelah itu kita akan melihat alamat IP pada virtual machine tersebut
5. Kemudian, kita akan buka Chrome. Setelah itu, kita ketikkan alamat IP virtual machine tersebut pada bagian kolom pencarian (search bar). Jika sudah, kita akan tekan Enter
Kita akan pilih Offline Mode
Setelah itu, kita akan login. Pada bagian user akan kita gunakan admin dan password kita isi dengan pnet. Lalu, kita akan pilih HTML Console, jangan lupa untuk mengisi kode captcha. Jika sudah, kita akan klik Login
6. Setelah login, kita akan membuat folder baru dengan mengklik ikon tersebut. Kita akan beri nama folder dengan ASJ LAB 11, kemudian tekan Enter
Lalu, masuk ke folder tersebut dengan mengklik 2x pada nama folder. Jika sudah kita akan membuat lab baru dengan mengklik ikon tersebut.
Beri nama lab tersebut LAB ASJ
Kemudian, kita akan klik Add
Maka secara otomatis kita akan masuk ke lab tersebut. Namun, kita akan keluar dari lab tersebut terlebih dahulu, untuk itu kita akan klik Close Lab
7. Kita akan masuk ke menu Devices, lalu kita akan download Ubuntu Server. Untuk itu, kita akan klik Get Device pada ubuntu server
Tunggu sampai proses download selesai. Jika download sudah selesai, maka akan muncul notifikasi Added to PNET
8. Jika sudah, kita akan masuk ke menu Running Lab. Klik pada lab yang kita buat tadi, kemudian klik Open
Selanjutnya kita akan menambah perangkat server, untuk itu klik kanan pada mouse. Kemudian, untuk menambahkan perangkat klik Node
Kita akan pilih Docker.io
Berikutnya, kita akan melakukan pengaturan. Pada bagian Name, akan kita beri nama Server, pada bagian Ethernet kita berikan 3. Untuk Eth1 kita akan beri alamat IP sesuai dengan alamat IP pada wifi atau ethernet pada PC/Laptop kalian, namun lakukan ubahan pada oktet ke-4 pada alamat IP, kita akan ubah dengan .131 (angka 1 dilanjut dengan nomor absen). Pada Eth2 kita gunakan alamat IP dari oktet ke 4 Eth1 yaitu 131, untuk itu alamat IP untuk Eth2 yakni 131.131.131.1/24. Pada Default Route, kita akan berikan dari alamat Gateaway pada wifi atau ethernet pada PC/Laptop kalian. Pada DNS kita isi dengan 8.8.8.8, dan untuk Secondary Console kita akan pilih SSH. Jika sudah selesai, kita akan klik Save
9. Kita akan menambahkan jaringan atau internet pada lab ini. Untuk itu, kita akan klik kanan pada mouse, kemudian klik Network untuk menambah jaringan atau internet
Pada bagian Type kita akan pilih Management(Cloud0), lalu klik Save
Kemudian, kita akan hubungkan jaringan atau internet dengan perangkat server. Pada bagian Choose Interface for Server kita akan pilih eth1, lalu klik Save
10. Selanjutnya, kita akan menambahkan perangkat PC sejumlah 5 PC. Untuk itu, klik kanan pada mouse, lalu klik Node
Kita akan pilih Virtual PC (VPCS)
Pada Number of nodes to add akan kita beri 5, karena kita akan menambahkan 5 PC. Jika sudah, kita akan klik Save
11. Selanjutnya, kita akan menambahkan perangkat switch. Untuk itu, kita akan klik kanan pada mouse, kemudian klik Network
Pada bagian Name/Prefix kita akan beri nama Switch, pada bagian Type kita akan pilih bridge. Jika sudah, kita akan klik Save
12. Selanjutnya kita akan sambungkan perangkat Server dengan perangkat Switch
Lalu, sambungkan semua PC ke perangkat Switch
Susun dan bentuk topologi seperti di bawah ini
Kemudian, kita akan aktifkan perangkat Server
Tidak lupa, kita juga akan mengaktifkan PC 1
13. Selanjutnya kita akan masuk ke terminal perangkat Server. Kemudian, kita akan ping DNS dengan mengetikkan ping 8.8.8.8 lalu tekan Enter
Setelah itu, kita akan memeriksa alamat IP. Untuk itu, kita akan ketikkan ip a lalu tekan Enter
14. Selanjutnya, kita akan buka aplikasi PuTTY
Pada bagian Host Name (or IP address) akan kita isi dengan IP pada Eth1 perangkat Server. Tuliskan juga IP tersebut pada bagian Saved Sessions, kemudian klik Save
Setelah itu, klik pada IP yang sudah disimpan. Kemudian, klik Load lalu klik Open
15. Klik Accept jika muncul notifikasi seperti ini
Kita akan login sebagai admin dan isi password dengan admin
Sebelum melakukan konfigurasi, kita akan masuk ke root terlebih dahulu. Untuk itu, kita akan ketikkan sudo -i lalu tekan Enter, untuk password kita isi dengan admin lalu tekan Enter
16. Selanjutnya, kita akan menginstal paket dengan mengetikkan apt-get install isc-dhcp-server-ldap, lalu tekan Enter
17. Selanjutnya, kita akan buka direktori dhcp. Untuk itu, ketikkan cd /etc/dhcp/ lalu tekan Enter, untuk melihat isi direktori tersebut ketikkan ls lalu tekan Enter. Dapat dilihat isi dari direktori tersebut
Lalu, lakukan backup terhadap file dhcpd.conf dengan mengetikkan cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup lalu tekan Enter. Untuk melihat apakah file berhasil di backup atau tidak, ketikkan ls lalu tekan Enter
18. Lakukan pengeditan pada file dhcpd.conf yang dijadikan sebagai range dhcp server. Untuk itu ketikkan nano dhcpd.conf lalu tekan Enter
Tekan tombol ke bawah sampai kalian menemukan bagian ini
Kemudian, lakukan ubahan pada bagian tersebut seperti pada di bawah ini
19. Kita akan memeriksa IP dengan mengetikkan ip a lalu tekan Enter
20. Kemudian, kita akan memasukkan nama interface yang akan dijadikan sebagai dhcp server. Untuk itu, kita akan ketikkan nano /etc/default/isc-dhcp-server
Ketikkan interface yang akan digunakan
p21. Kemudian, kita akan restart networknya. Untuk itu, ketikkan /etc/init.d/isc-dhcp-server restart lalu tekan Enter
22. Lakukan verifikasi pada PC1. Ketikkan ip dhcp lalu tekan Enter, kemudian akan muncul IP. Ketikkan juga sh ip lalu tekan Enter, kemudian seluruh data
23. Lakukan juga verifikasi pada server, untuk itu ketikkan dhcp-lease-list lalu tekan Enter






























































Komentar
Posting Komentar